Bulukumba, 30 Agustus 2026 – Pembangunan pariwisata daerah bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Pariwisata. Pariwisata merupakan ekosistem yang melibatkan berbagai sektor, 7mulai dari transportasi, infrastruktur, lingkungan, kebudayaan, UMKM, ekonomi kreatif, kesehatan, keamanan, pendidikan, investasi hingga teknologi digital.
Karena itu, keberhasilan pembangunan pariwisata harus menjadi bagian dari target pembangunan daerah yang tercermin dalam RPJMD dan diterjemahkan ke dalam program lintas sektor.
Target pariwisata juga tidak cukup hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan. Pemerintah daerah perlu mengukur jumlah wisatawan, lama tinggal, pengeluaran wisatawan, tingkat okupansi, penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan UMKM, serta besarnya manfaat ekonomi yang diterima masyarakat lokal.
Untuk mencapai target tersebut diperlukan orkestrasi lintas sektor dengan pendekatan multihelix yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan sektor pendukung lainnya dalam satu ekosistem destinasi.
Dalam konteks tersebut, Prabu Pinisi Indonesia (PPI) bersama PUM Expertise mengambil peran sebagai mitra komunitas masyarakat dalam mendukung Pemerintah Daerah membangun tata kelola destinasi yang partisipatif, terintegrasi, berbasis masyarakat dan berkelanjutan.
PPI tidak mengambil alih kewenangan Pemerintah Daerah. PPI menjadi jembatan antara pemerintah, masyarakat, industri, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan destinasi dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata di lapangan.
Peran tersebut meliputi penguatan kapasitas masyarakat, pemetaan potensi dan permasalahan destinasi, pengembangan produk wisata, peningkatan kualitas pelayanan dan SDM, penguatan UMKM, pengembangan jejaring industri, pengelolaan pengalaman wisatawan, serta membantu membangun sistem monitoring dan evaluasi destinasi.
Dengan pendekatan tersebut, tujuan akhirnya bukan sekadar mendatangkan wisatawan, tetapi menciptakan wisatawan yang tinggal lebih lama, membelanjakan lebih banyak, menggunakan produk lokal, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, menjaga lingkungan dan budaya, serta kembali dan merekomendasikan destinasi kepada wisatawan lainnya.
– Pemerintah menetapkan arah dan kebijakan.
– Industri menciptakan produk dan pelayanan.
– Akademisi menyediakan pengetahuan dan inovasi.
– Komunitas menjaga identitas dan menjadi bagian dari ekonomi destinasi.
– PPI mengorkestrasi kolaborasi masyarakat dan stakeholder.
– PUM Expertise memberikan pendampingan dan transfer pengetahuan.
Dari “mengelola objek wisata” menjadi “mengelola ekosistem destinasi”.
Dari “mengejar jumlah kunjungan” menjadi “menciptakan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat”.
Pantai Merpati
Bersama Bupati Bulukumba bpk Andi Muchtar Ali Yusuf dan ibu Hj. Andi Rina Muri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda & Olahraga
Ikuti kami di :
__________
IG : @disparpora.bulukumba
IG & Tiktok : @festival_pinisi
FB: Disparpora Bulukumba
Youtube : Disparpora Bulukumba
Tiktok : dispaprpora_bulukumba











Leave A Comment