popular news & articles
BULUKUMBA – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten [...]
BULUKUMBA, 22 MEI 2026 – Kabupaten Bulukumba kembali membuktikan daya [...]
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba kembali mengikuti hari [...]
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba melalui Bidang Pemasaran, [...]
weekly popular
latest video
editor’s pick
Profil Kabupaten
Sejarah Beridirinya Kabupaten Bulukumba
Profil Kabupaten
Sejarah Beridirinya Kabupaten Bulukumba
Profil Kabupaten
Sejarah Beridirinya Kabupaten Bulukumba
Di pesisir pantai yang bernama “Tanahkongkong“, disitulah utusan Raja Gowa dan Raja Bone bertemu, mereka berunding secara damai dan menetapkan batas wilayah pengaruh kerajaan masing-masing.
“Bangkeng Buki” (secara harfiah berarti kaki bukit), yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompo Battang diklaim oleh pihak kerajaan Gowa sebagai batas wilayah kekuasaannya mulai dari Kindang sampai ke wilayah bagian Timur. Namun pihak kerajaan Bone berkeras mempertahankan Bangkeng Buki sebagai wilayah kekuasaannya mulai dari Barat sampai ke Selatan.
Berawal dari peristiwa tersebut kemudian tercetuslah kalimat dalam bahasa Bugis “Bulukumupa”, yang kemudian pada tingkatan dialek tertentu mengalami perubahan proses bunyi menjadi “Bulukumba”. Konon sejak itulah nama Bulukumba mulai ada, dan hingga saat ini resmi menjadi sebuah kabupaten.
Peresmian Bulukumba menjadi sebuah nama kabupaten dimulai dari terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 5 Tahun 1978 tentang Lambang Daerah. Akhirnya setelah dilakukan seminar sehari pada tanggal 28 Maret 1994 dengan narasumber Prof. Dr. H. Ahmad Mattulada (ahli sejarah dan budaya), maka ditetapkanlah hari jadi Kabupaten Bulukumba, yaitu tanggal 4 Februari 1960 melalui Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1994 tentang Hari Jadi Kabupaten Bulukumba. Secara yuridis formal Kabupaten Bulukumba resmi menjadi daerah tingkat II setelah ditetapkan Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba oleh DPRD Kabupaten Bulukumba pada tanggal 4 Februari 1960 dan selanjutnya dilakukan pelantikan Bupati Pertama yaitu Andi Patarai pada tanggal 12 Februari 1960.
“Mali’ siparappe, Tallang sipahua”. Ungkapan yang mencerminkan perpaduan dari dua dialek bahasa BugisMakassar. tersebut merupakan gambaran sikap batin masyarakat Bulukumba untuk mengembang amanat persatuan di dalam mewujudkan keselamatan bersama demi terciptanya tujuan pembangunan lahir dan batin, material dan spritual,dunia dan akhirat. Paradigma kesejarahan, kebudayaan, dan keagamaan memberikan nuansa moralitas dalam sistem pemerintahan yang pada tatanan tertentu menjadi etika bagi struktur kehidupan bermasyarakat.
Nuansa moralitas ini pula yang mendasari lahirnya slogan pembangunan “Bulukumba Berlayar” yang mulai disosialisasikan pada bulan September 1994 dan disepakati penggunaannya pada tahun 1996. Konsepsi “Berlayar” sebagai moral pembangunan lahir batin mengandung filosofi yang cukup dalam serta memiliki kaitan kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan dengan masyarakat Bulukumba. “Berlayar”, merupakan sebuah akronim dari kalimat kausalitas yang berbunyi “Bersih Lingkungan Alam Yang Ramah”
Kabupaten Bulukumba memiliki 14 Cagar Budaya dan 4 Warisan Budaya Tak Benda yang sudah ditetapkan olah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta bahasa daerah yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan.
Di pesisir pantai yang bernama “Tanahkongkong“, disitulah utusan Raja Gowa dan Raja Bone bertemu, mereka berunding secara damai dan menetapkan batas wilayah pengaruh kerajaan masing-masing.
“Bangkeng Buki” (secara harfiah berarti kaki bukit), yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompo Battang diklaim oleh pihak kerajaan Gowa sebagai batas wilayah kekuasaannya mulai dari Kindang sampai ke wilayah bagian Timur. Namun pihak kerajaan Bone berkeras mempertahankan Bangkeng Buki sebagai wilayah kekuasaannya mulai dari Barat sampai ke Selatan.
Berawal dari peristiwa tersebut kemudian tercetuslah kalimat dalam bahasa Bugis “Bulukumupa”, yang kemudian pada tingkatan dialek tertentu mengalami perubahan proses bunyi menjadi “Bulukumba”. Konon sejak itulah nama Bulukumba mulai ada, dan hingga saat ini resmi menjadi sebuah kabupaten.
Peresmian Bulukumba menjadi sebuah nama kabupaten dimulai dari terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 5 Tahun 1978 tentang Lambang Daerah. Akhirnya setelah dilakukan seminar sehari pada tanggal 28 Maret 1994 dengan narasumber Prof. Dr. H. Ahmad Mattulada (ahli sejarah dan budaya), maka ditetapkanlah hari jadi Kabupaten Bulukumba, yaitu tanggal 4 Februari 1960 melalui Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1994 tentang Hari Jadi Kabupaten Bulukumba. Secara yuridis formal Kabupaten Bulukumba resmi menjadi daerah tingkat II setelah ditetapkan Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba oleh DPRD Kabupaten Bulukumba pada tanggal 4 Februari 1960 dan selanjutnya dilakukan pelantikan Bupati Pertama yaitu Andi Patarai pada tanggal 12 Februari 1960.
“Mali’ siparappe, Tallang sipahua”. Ungkapan yang mencerminkan perpaduan dari dua dialek bahasa BugisMakassar. tersebut merupakan gambaran sikap batin masyarakat Bulukumba untuk mengembang amanat persatuan di dalam mewujudkan keselamatan bersama demi terciptanya tujuan pembangunan lahir dan batin, material dan spritual,dunia dan akhirat. Paradigma kesejarahan, kebudayaan, dan keagamaan memberikan nuansa moralitas dalam sistem pemerintahan yang pada tatanan tertentu menjadi etika bagi struktur kehidupan bermasyarakat.
Nuansa moralitas ini pula yang mendasari lahirnya slogan pembangunan “Bulukumba Berlayar” yang mulai disosialisasikan pada bulan September 1994 dan disepakati penggunaannya pada tahun 1996. Konsepsi “Berlayar” sebagai moral pembangunan lahir batin mengandung filosofi yang cukup dalam serta memiliki kaitan kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan dengan masyarakat Bulukumba. “Berlayar”, merupakan sebuah akronim dari kalimat kausalitas yang berbunyi “Bersih Lingkungan Alam Yang Ramah”
Kabupaten Bulukumba memiliki 14 Cagar Budaya dan 4 Warisan Budaya Tak Benda yang sudah ditetapkan olah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta bahasa daerah yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan.
Di pesisir pantai yang bernama “Tanahkongkong“, disitulah utusan Raja Gowa dan Raja Bone bertemu, mereka berunding secara damai dan menetapkan batas wilayah pengaruh kerajaan masing-masing.
“Bangkeng Buki” (secara harfiah berarti kaki bukit), yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompo Battang diklaim oleh pihak kerajaan Gowa sebagai batas wilayah kekuasaannya mulai dari Kindang sampai ke wilayah bagian Timur. Namun pihak kerajaan Bone berkeras mempertahankan Bangkeng Buki sebagai wilayah kekuasaannya mulai dari Barat sampai ke Selatan.
Berawal dari peristiwa tersebut kemudian tercetuslah kalimat dalam bahasa Bugis “Bulukumupa”, yang kemudian pada tingkatan dialek tertentu mengalami perubahan proses bunyi menjadi “Bulukumba”. Konon sejak itulah nama Bulukumba mulai ada, dan hingga saat ini resmi menjadi sebuah kabupaten.
Peresmian Bulukumba menjadi sebuah nama kabupaten dimulai dari terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 5 Tahun 1978 tentang Lambang Daerah. Akhirnya setelah dilakukan seminar sehari pada tanggal 28 Maret 1994 dengan narasumber Prof. Dr. H. Ahmad Mattulada (ahli sejarah dan budaya), maka ditetapkanlah hari jadi Kabupaten Bulukumba, yaitu tanggal 4 Februari 1960 melalui Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1994 tentang Hari Jadi Kabupaten Bulukumba. Secara yuridis formal Kabupaten Bulukumba resmi menjadi daerah tingkat II setelah ditetapkan Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba oleh DPRD Kabupaten Bulukumba pada tanggal 4 Februari 1960 dan selanjutnya dilakukan pelantikan Bupati Pertama yaitu Andi Patarai pada tanggal 12 Februari 1960.
“Mali’ siparappe, Tallang sipahua”. Ungkapan yang mencerminkan perpaduan dari dua dialek bahasa BugisMakassar. tersebut merupakan gambaran sikap batin masyarakat Bulukumba untuk mengembang amanat persatuan di dalam mewujudkan keselamatan bersama demi terciptanya tujuan pembangunan lahir dan batin, material dan spritual,dunia dan akhirat. Paradigma kesejarahan, kebudayaan, dan keagamaan memberikan nuansa moralitas dalam sistem pemerintahan yang pada tatanan tertentu menjadi etika bagi struktur kehidupan bermasyarakat.
Nuansa moralitas ini pula yang mendasari lahirnya slogan pembangunan “Bulukumba Berlayar” yang mulai disosialisasikan pada bulan September 1994 dan disepakati penggunaannya pada tahun 1996. Konsepsi “Berlayar” sebagai moral pembangunan lahir batin mengandung filosofi yang cukup dalam serta memiliki kaitan kesejarahan, kebudayaan dan keagamaan dengan masyarakat Bulukumba. “Berlayar”, merupakan sebuah akronim dari kalimat kausalitas yang berbunyi “Bersih Lingkungan Alam Yang Ramah”
Kabupaten Bulukumba memiliki 14 Cagar Budaya dan 4 Warisan Budaya Tak Benda yang sudah ditetapkan olah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta bahasa daerah yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan.
Slide 1 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick HereSlide 2 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick HereSlide 3 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick Here
Previous
Next

Sambutan Kepala Disparpora
“Tumbuhkan Jiwa Petualanganmu: Menjelajahi Keindahan Alam dan Semangat Pemuda Melalui Olahraga!”
Selamat datang di platform kami, tempat di mana semangat muda dan kecintaan pada olahraga membara. Kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil dan setiap gerakan yang dilakukan memiliki potensi luar biasa untuk membentuk kenangan tak terlupakan. Seperti aliran sungai yang mengalir bebas, kami mengajak Anda untuk bergabung dalam petualangan kami yang menginspirasi, menjelajahi keindahan alam yang menakjubkan dan merasakan kegembiraan olahraga yang membangkitkan semangat. Di sini, kami tidak hanya merayakan puncak gunung yang ditaklukkan, tetapi juga puncak potensi diri yang terus kami dorong bersama. Selamat datang di wadah di mana petualangan, olahraga, dan semangat muda berkumpul dalam harmoni yang menginspirasi.
Ferryawan Z. Fahmi
Facebook
Twitter
Instagram
Linkedin
Slide 1 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick HereSlide 2 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick HereSlide 3 HeadingLorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolorClick Here
Previous
Next

Sambutan Kepala Disparpora
“Tumbuhkan Jiwa Petualanganmu: Menjelajahi Keindahan Alam dan Semangat Pemuda Melalui Olahraga!”
Selamat datang di platform kami, tempat di mana semangat muda dan kecintaan pada olahraga membara. Kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil dan setiap gerakan yang dilakukan memiliki potensi luar biasa untuk membentuk kenangan tak terlupakan. Seperti aliran sungai yang mengalir bebas, kami mengajak Anda untuk bergabung dalam petualangan kami yang menginspirasi, menjelajahi keindahan alam yang menakjubkan dan merasakan kegembiraan olahraga yang membangkitkan semangat. Di sini, kami tidak hanya merayakan puncak gunung yang ditaklukkan, tetapi juga puncak potensi diri yang terus kami dorong bersama. Selamat datang di wadah di mana petualangan, olahraga, dan semangat muda berkumpul dalam harmoni yang menginspirasi.
Ferryawan Z. Fahmi
D I S P A R P O R ADinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten BulukumbaP E S O N A T A N P A B A T A SKABUPATEN BULUKUMBATenun Asli Suku KajangSalah satu syarat Perempuan Kajang Menikah Adalah harus bisa menenun kain
Previous
Next
Sepatah
Kata Kepala Disparpora
Ferryawan Z Fahmi S.STP, M.AP
“Selamat datang di pangkalan kami yang menggabungkan semangat pemuda, kegembiraan olahraga, dan pesona pariwisata dalam satu harmoni yang menginspirasi. Kami mempercayai bahwa setiap langkah yang diambil membawa peluang untuk menjelajahi keindahan alam yang memukau, merasuki budaya yang kaya, dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Di sini, kami mengundang Anda untuk menggali potensi diri melalui petualangan dan olahraga, sambil membiarkan pesona pariwisata memandu langkah-langkah Anda menuju pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Selamat datang di tempat di mana semangat pemuda, olahraga yang mendebarkan, dan keajaiban pariwisata bersatu dalam cerita tak tertandingi.”
Kabar Bulukumba
press Releases
Kabar terkini tentang Wisata, Kepemudaan, Olahraga dan kegiatan Disparpora Kab. Bulukumba
Resmikan Outlet Bolu Susu Bira, Ini Harapan Bupati Bulukumba
Ketua TP-PKK Bulukumba Ajak Pedagang Kaki Lima Jaga Kebersihan Pantai Tanjung Bira
Empat Pelajar Bulukumba Terpilih sebagai Anggota Paskibra Sulsel 2023
Galeri Pilihan
4,8K
FOLLOWERS
1,01K
FOLLOWERS
Kawasan Adat Ammatoa Kajang


Apparalang


Sentra Pembuatan Perahu Pinisi
Cari TAU
- Wisata Alam
- Wisata Relligi
- Wisata Kuliner
hubungi kami
+62 8234 1234 567
Address
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba
Made with ♥ by Disparpora Kab. Bulukumba
Free Express Shipping to Us
All orders over $200 – Tax & Duties included
Free Returns
from the US
Secure Payment
Visa, Mastercard, Amex, Paypal, Maestro
- Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu

×
D I S P A R P O R ADinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten BulukumbaP E S O N A T A N P A B A T A SKABUPATEN BULUKUMBATenun Asli Suku KajangSalah satu syarat Perempuan Kajang Menikah Adalah harus bisa menenun kain
Previous
Next
Sepatah
Kata Kepala Disparpora
Ferryawan Z Fahmi S.STP, M.AP
“Selamat datang di pangkalan kami yang menggabungkan semangat pemuda, kegembiraan olahraga, dan pesona pariwisata dalam satu harmoni yang menginspirasi. Kami mempercayai bahwa setiap langkah yang diambil membawa peluang untuk menjelajahi keindahan alam yang memukau, merasuki budaya yang kaya, dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Di sini, kami mengundang Anda untuk menggali potensi diri melalui petualangan dan olahraga, sambil membiarkan pesona pariwisata memandu langkah-langkah Anda menuju pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Selamat datang di tempat di mana semangat pemuda, olahraga yang mendebarkan, dan keajaiban pariwisata bersatu dalam cerita tak tertandingi.”
Kabar Bulukumba
press Releases
Kabar terkini tentang Wisata, Kepemudaan, Olahraga dan kegiatan Disparpora Kab. Bulukumba
Resmikan Outlet Bolu Susu Bira, Ini Harapan Bupati Bulukumba
Ketua TP-PKK Bulukumba Ajak Pedagang Kaki Lima Jaga Kebersihan Pantai Tanjung Bira
Empat Pelajar Bulukumba Terpilih sebagai Anggota Paskibra Sulsel 2023
Galeri Pilihan
4,8K
FOLLOWERS
1,01K
FOLLOWERS
Kawasan Adat Ammatoa Kajang


Apparalang


Sentra Pembuatan Perahu Pinisi
Cari TAU
- Wisata Alam
- Wisata Relligi
- Wisata Kuliner
hubungi kami
+62 8234 1234 567
Address
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba
Made with ♥ by Disparpora Kab. Bulukumba
Free Express Shipping to Us
All orders over $200 – Tax & Duties included
Free Returns
from the US
Secure Payment
Visa, Mastercard, Amex, Paypal, Maestro
D I S P A R P O R ADinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten BulukumbaP E S O N A T A N P A B A T A SKABUPATEN BULUKUMBATenun Asli Suku KajangSalah satu syarat Perempuan Kajang Menikah Adalah harus bisa menenun kain
Previous
Next
Sepatah
Kata Kepala Disparpora
Ferryawan Z Fahmi S.STP, M.AP
“Selamat datang di pangkalan kami yang menggabungkan semangat pemuda, kegembiraan olahraga, dan pesona pariwisata dalam satu harmoni yang menginspirasi. Kami mempercayai bahwa setiap langkah yang diambil membawa peluang untuk menjelajahi keindahan alam yang memukau, merasuki budaya yang kaya, dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Di sini, kami mengundang Anda untuk menggali potensi diri melalui petualangan dan olahraga, sambil membiarkan pesona pariwisata memandu langkah-langkah Anda menuju pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Selamat datang di tempat di mana semangat pemuda, olahraga yang mendebarkan, dan keajaiban pariwisata bersatu dalam cerita tak tertandingi.”
Kabar Bulukumba
press Releases
Kabar terkini tentang Wisata, Kepemudaan, Olahraga dan kegiatan Disparpora Kab. Bulukumba
Resmikan Outlet Bolu Susu Bira, Ini Harapan Bupati Bulukumba
Ketua TP-PKK Bulukumba Ajak Pedagang Kaki Lima Jaga Kebersihan Pantai Tanjung Bira
Empat Pelajar Bulukumba Terpilih sebagai Anggota Paskibra Sulsel 2023
Galeri Pilihan
4,8K
FOLLOWERS
1,01K
FOLLOWERS
Kawasan Adat Ammatoa Kajang


Apparalang


Sentra Pembuatan Perahu Pinisi
Cari TAU
- Wisata Alam
- Wisata Relligi
- Wisata Kuliner
hubungi kami
+62 8234 1234 567
Address
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba
Made with ♥ by Disparpora Kab. Bulukumba
Free Express Shipping to Us
All orders over $200 – Tax & Duties included
Free Returns
from the US
Secure Payment
Visa, Mastercard, Amex, Paypal, Maestro
- Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu

×
D I S P A R P O R ADinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten BulukumbaP E S O N A T A N P A B A T A SKABUPATEN BULUKUMBATenun Asli Suku KajangSalah satu syarat Perempuan Kajang Menikah Adalah harus bisa menenun kain
Previous
Next
Sepatah
Kata Kepala Disparpora
Ferryawan Z Fahmi S.STP, M.AP
“Selamat datang di pangkalan kami yang menggabungkan semangat pemuda, kegembiraan olahraga, dan pesona pariwisata dalam satu harmoni yang menginspirasi. Kami mempercayai bahwa setiap langkah yang diambil membawa peluang untuk menjelajahi keindahan alam yang memukau, merasuki budaya yang kaya, dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Di sini, kami mengundang Anda untuk menggali potensi diri melalui petualangan dan olahraga, sambil membiarkan pesona pariwisata memandu langkah-langkah Anda menuju pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Selamat datang di tempat di mana semangat pemuda, olahraga yang mendebarkan, dan keajaiban pariwisata bersatu dalam cerita tak tertandingi.”
Kabar Bulukumba
press Releases
Kabar terkini tentang Wisata, Kepemudaan, Olahraga dan kegiatan Disparpora Kab. Bulukumba
Resmikan Outlet Bolu Susu Bira, Ini Harapan Bupati Bulukumba
Ketua TP-PKK Bulukumba Ajak Pedagang Kaki Lima Jaga Kebersihan Pantai Tanjung Bira
Empat Pelajar Bulukumba Terpilih sebagai Anggota Paskibra Sulsel 2023
Galeri Pilihan
4,8K
FOLLOWERS
1,01K
FOLLOWERS
Kawasan Adat Ammatoa Kajang


Apparalang


Sentra Pembuatan Perahu Pinisi
Cari TAU
- Wisata Alam
- Wisata Relligi
- Wisata Kuliner
hubungi kami
+62 8234 1234 567
Address
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.31, Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba
















