BULUKUMBA, 4 AGUSTUS 2026 – Dalam upaya memperkuat sistem pengendalian internal dan pencegahan risiko kecurangan (fraud) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kepala Bidang Pemasaran Pengembangan Sumber Daya Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Bulukumba, Muh. Taufik Rachman, S.E., M.M., bersama staf bidang serta Pejabat Fungsional Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata mengikuti Workshop Enterprise Fraud Risk Assessment (EFRA) BPKP 2026.

Kegiatan tersebut diikuti secara daring (online) dari Gedung Pinisi Lantai 2, Kantor Disparpora Bulukumba pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Workshop yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini ditujukan bagi jajaran operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di seluruh Indonesia guna mendorong transparansi, akuntabilitas, serta penerapan peta risiko kecurangan yang komprehensif di lingkungan dinas.

Keikutsertaan Disparpora Bulukumba dilaksanakan pada jadwal Batch 5 yang dikhususkan bagi instansi pemerintah di wilayah Sulawesi dan Bali, yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 16.00 WITA melalui akses virtual Zoom Meeting.

Melalui keikutsertaan ini, diharapkan jajaran Disparpora Kabupaten Bulukumba semakin mantap dalam memetakan serta memitigasi potensi risiko dalam pelaksanaan program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah secara berkelanjutan dan bersih.

Ikuti kami di :
__________
IG : @disparpora.bulukumba
IG & Tiktok : @festival_pinisi
FB: Disparpora Bulukumba
Youtube : Disparpora Bulukumba
Tiktok : dispaprpora_bulukumba